Teknologi

MA Berikan Kemudahan Bagi Pengacara Dengan Aplikasi E Court

PembaruanNews,TANGERANG – Mahkamah Agung bersama dengan DPC Peradi Tangerang dan Pengadilan Negeri Banten menggelar sosialisasi mengenai E Court kepada calon pengacara dan pengacara. Itu dilakukan jika pengacara tersebut dilantik dan diambil sumpahnya pada 14 November mendatang di PN Banten dapat menjadi insan yang berbudi luhur.

Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah agung Abdullah mengatakan, lahirnya E Court disebabkan karena adanya Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 3 tahun 2018. Dimana, untuk dapat diambil sumpahnya di PN Banten seorang pengacara harus memiliki sertivikat telah mengikuti seminar. ” Selain KTP el, Sertifikat E Court juga menjadi syarat wajibnya,” ucapnya, Rabu (7/11).

Dalam hal pendaftaran perkara Online (khususkan Advokat-red), langkah awal yang hatua dilakukan adalah membuat akun, harus melalui mekanisme validasi Advokat oleh Pengadilan Tinggi tempat dimana Advokat disumpah, sedangkan pendaftaran dari Perseorangan atau Badan Hukum akan diatur lebih lanjut. Layanan dan Penjelasan singkat Pendaftaran Perkara Online. “Semuanya sudah ada panduannya di ecourt.mahkamahagung.go.id,” tambahnya.

Data yang diperoleh, dari 510 peserta baru 120 orang yang mendaftatkan diri mengikuti seminar.

Presiden Lembaga Advokasi Artis Indonesia Dedi Sudrajat didampingi dewan lembaga LAAI Imas Hillatunnisyah mengatakan layanan e court sangat bermanfaat bagi pengacara saat menangani kasus. “Dengan digitalisasi ini lebih efisien bagi kami untuk membantu para artis menangani permasalahan mereka.yang didominasi oleh perceraian,” pungkasnya. (ger)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close