DaerahEkbisHeadlineLifestyle

Revitalisasi Bandara, Operasional Dua Maskapai Dipindah

Per 5 Desember Batik Air dan Royal Brunei Beroperasi di Terminal 3

PEMBARUANNEWS.CO,TANGERANG – Angkasa Pura II (Persero) Cabang Utama Bandara Soetta memindahkan maskapai penerbangan Batik Air dan Royal Brunai ke terminal 3 Bandara Soetta. Itu dilakukan untuk mempermudah proses revitalisasi peningkatan kapasitas penumpang di bandara tersebut.

Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang menjelaskan, tujuan perpindahan tersebut adalah guna peningkatan pelayanan.

“Kami sedang melakukan revitalisasi. Revitalisasi merupakan unsur penting yang diperlukan dalam meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jasa,” ujarnya, Selasa 4/12/2018

Febri menjelaskan, program revitalisasi Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta telah digulirkan selama tiga tahun terakhir. Dimana, program revitalisasi Terminal 1  dapat menaikan kapasitas menjadi 24 Juta penumpang. Sebelumnya, pada tahun 1985 kapasitas Terminal 1 hanya 9 Juta.

Khusus Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, sambung Febri, kedepannya dapat memiliki kapasitas 17-18 Juta penumpang. Sebelumnya pada 1992 kapasitas Terminal 2 hanya 9 Juta.  Bandara Soekarno-Hatta sebagai pintu gerbang utama Indonesia, dijelaskan Febri, harus berkompetisi dengan bandara berkelas dunia lainnya.

“Karenanya, penyebaran penumpang di setiap terminal harus kami lakukan,” terang Febri. Pihaknya berharap para pengguna jasa di Bandara Soekarno-Hatta untuk selalu memperhatikan tiket pesawat yang telah dipesan. Sekaligus memperhatikan petunjuk yang telah disiarkan melalui media-media sosialisasi yang ada di Terminal,” tambahnya.

Febri mengatakan, Batik Air dari yang sebelumnya beroperasi di Terminal 1C, pada 5 Desember tahun ini akan berpindah ke Terminal 2E. Sedangkan maskapai Royal Brunei operasionalnya juga dipindahkan dari terminal 2 ke terminal 3.

“Kami menyampaikan kepada para pengguna jasa di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, khususnya penumpang maskapai Royal Brunei agar memperhatikan tiket yang telah dipesan. Sebab, Royal Brunei pindah beroperasi dari Terminal 2 ke Terminal 3 mulai Rabu 5 Desember 2018,” tambahnya.

Lebih lanjut, perpindahan tersebut akan disambut manajemen PT Angkasa Pura II (Persero).  Seperti diketahui, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini telah dilengkapi berbagai fasilitas. Peningkatan pelayanan terjadi karena secara terus menerus PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan pembangunan infrastruktur dalam rangka peningkatan kapasitas penumpang dan pesawat. Pengguna jasa juga sudah merasakan pelayanan Terminal 3 yang didukung dengan berbagai fasilitas berteknologi canggih dan modern.

Febri optimis Terminal 3 akan menjadi energi baru untuk tumbuh dan berkembangnya bisnis Royal Brunei. Sebab, peningkatan kualitas layanan bandara menjadi perhatian khusus PT Angkasa Pura II (Persero). Konsep ini akan semakin membuat wisatawan menjadi nyaman.

Terminal 3 kini telah berkelas dunia, konsep smart digital airport sudah menjadi kebutuhan utama. Konsep itu akan kita optimalkan,” ucap Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang. (ger)

 

 

 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close