DaerahEkbisHeadlineLifestyle

Kini Masyarakat Berpenghasilan Rendah Bisa Beli Rumah di Serpong

PEMBARUANNEWS.CO,TANGSEL – Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Perum Perumnas, PT Kerereta Api Indonesia (Persero), PT Hutama Karya dan PT Adhi Karya secara resmi meluncurkan rumah susun (Rusun) terintergrasi dengan stasiun Rawa Buntu, Cisauk dan Jurangmangu.

Diacara ground breaking yang disiarkan langsung secara live streaming ditiga lokasi yaitu TOD Stasiun Rawa Buntu, Stasiun Cisauk dan Stasiun Jurangmangu turut dihadiri Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Muljono, Menteri BUMN Rini Suimarno, Menteri Perhubungan Budi Karya S, Direktur Korporasi dan pengembangan Perumnas Galih Prahananto,  Direktur PT KAI (Persero) Edi Sukmoro.

Direktur Korpoorasi dan Pengembangan Perumnas Galih Prahananto menjelaskan, tujuan pengerjaan royek dilahan seluas 2,4 hektar ini  adalah untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk tinggal dekat dengan tempat kerja, menurunkan volume penggunaan kendaraan pribadi sehingga beralih ke transportasi masal. Ia mengharapkan, 25 % jumlah unit tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat berpenghasilan rendah, terlebih harga yang ditawarkan relatif terjangkau yaitu maksimal Rp 250 juta perunitnya. Tedapat dua cara pembayaran yang ditawarkan, yaitu tunai dan kredit pemilikan apartemen (KPA) yang dapat dicicil hingga 20 tahun dengan angsuran perbulannya mulai dari Rp 3,6 jutaan.

Galih mencontohkan, salah satu keunggulan rumah susun yang dinamai Mahata Serpong adalah dapat dengan mudah diakses dengan berbagai moda transportasi. “Dari stasiun tanah abang sampai kesini (Statiun Rawa Buntu – red) kurang dari 30 menit. Hunian ini  (Mahata Serpong)  rencananya akan memiliki 3.632 hunian yang terdiri dari Rusunami dan Anami,” ujarnya ketika ditemui seusai ground breaking, Senin (10/12/2018).

Galih mengatakan, rumah susun yang dalam tahap awal rencananya akan dibangun 3 tower ini memiliki konsep generasi milenial yang akan dilengkapi dengan bicycle café, dan shower room. Selain itu, rusun tersebut juga dilengkapi oleh café dan restoran yang membuat nyaman generasi milenial. Khusus angkutan kota dan transportasi online,  pihaknya telah berencana akan memperbolehkan kendaraan tersebut masuk kedalam stasiun sehingga dapat mempermudah akses penumpang kereta api dan penghuni  rusun. “Kami akan mempersiapkan lokasi drop off untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Tinggal bagaimana pemda mengedukasi agar tertib berlalu lintas dikawasan ini,” tambahnya seraya menyebut jumlah total hunian yang berada ditiga lokasi tersebut  berjumlah 11  ribu unit hunian.

Rencananya, pembangunan Mahata Serpong akan selesai mengerjaannya dijadwalkan akan selesai pada 2020, Rusun Ciisauk 2021 dan Rusun Jurangmangu 2023 mendatang.

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengapresiasi penggerjaan rusun yang digarap oleh tiga BUMN tersebut.  Airin mengatakan, denggan tebatasnya lahan yang hanya memiliki luas 147.19 km 2 membuat Pemkot Tangsel bekerja keras untuk mendorong masyarakat untuk tidak hanya memiliki hunian tapak (horizontal) tetapi juga Vertikal.  “ Hadirnya hunian ini dapat menjadi alternative pilihan bagi masyarakat Tangsel dan calon masyarakat Tangsel untuk memiliik rumah layak huni sesuai yang diinginkan oleh Presiden Joko Widodo untuk membangun 1 juta rumah,” ujar mantan putri Indonesia ini.

Pihaknya mengharapkan proyek tersebut dapat segera selesai sehingga dapat dirasakan langsungoleh masyarakat. “Dengan adanya konsep TOD dapat mengurangi kemacetan di Stasiun Rawa Buntu setiap pagi dan sore hari,” tambahnya. (ger)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close