DaerahHeadline

19.311 e-KTP Invailid “rusak” Di Bakar Disdukcapil Kota Tangerang

PEMBARUANNEWS.CO, TANGERANG  – Sebanyak 19.311 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP el) invailid (rusak) dimusnahkan Dinas Kependudukan dan Catatan Kota Tangerang. itu dilakukan mencegah penyalahgunaan data dokumen negara tersebut di Kota Tangerang.

Hadir diacara pemusnahan yang dilakukan halaman Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Jalan Perintis Kemerdekaan II, Kelurahan Babakan Kota Tangerang Jumat (14/14/2018) Kepala Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil Kota Tangerang Erlan Ruslan dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Mumung Nurwana.

Kepala Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil Kota Tangerang Erlan Ruslan menjelaskan, tujuan dari pemusnahan tersebut adalah untuk meminimalisir adanya kasus tercecernya KTP el dijalan atau dikebun yang sedang marak terjadi di beberapa wilayah di Indonesia oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Siapa yang membuang dan tujuannya apa itu tidak tahu. Untuk menghindari itu maka kami laksanakan surat instruksi yang telah ditanda tangani oleh pak menteri pada 13 Desember kemarin,” ujarnya.

Erlan mengatakan, dirinya telah menerima pesan singkat melalui aplikasi whats up yang dikirimkan langsung oleh Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil, Zudan Arif F untuk memusnahkan seluruh KTP el yang invailid. “Kami musnahkan dengan cara dibakar untuk 19.311 keping KTP El. Mudah -mudahan dengan dibakarnya KTP El tidaknada lagi yang berani main-main dengan blanko untuk tujuan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan,”harapnya.

Erlan mengaku, pemusnahan tersebut merupakan langkah awal pencegahan yang dilakukan pihaknya. Namun tidak menutup kemungkinan akan dilakukan secara berkelanjutan. ” Tidak menutup kemungkinan besok, lusa atau bulan depan akan dilakukan pemusnahan kembali jika ditemukan adanyam KTP El yang invailid,” tegasnya.

Sekadar diketahui, dasar pemusnahan tersebut dikarenakan keluarnya Surat Edaran (SE) Nomor 470.13/1176/SJ Tentang penatausahaan KTP el rusak atau invailid. Peroses pemusnahan pun dirubah oleh Kementerian Dalam Negeri, dari yang sebelumnya dengan cara digunting sekarang dibakar. (ger)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close