DaerahHeadline

Hari Pertama Pembatasan Jam Operasional Truk Di Tangerang Belum Efektif

PEMBARUANNEWS.CO, TANGERANG – Hari pertama penerapan peraturan Bupati Tangerang Nomor 47 Tahun 2018 tentang pembatasan waktu operasional kendaraan bertonase berat belum efektif. Jumat (14-12-18).

Pantauan di lapangan sejak jumat pagi tadi, sejumlah kendaraan besar yang membawa pasir, batu hingga tanah masih melintas di Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang.

Sejumlah petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Satpol PP dan aparat kepolisian serta TNI pun terus memantau arus lalulintas tersebut. Guna memberitahu larangan waktu operasional kepada truk dengan kapasitas besar tidak melintas pada jam yang di tentukan.(dri)

Bahkan Pemerintah Kabupaten Tangerang memasang spanduk “Perbup”
di setiap sudut perbatasan dari Bogor, Jawa Barat menuju Tangerang. Para truk golongan 1 hingga 5 pun di arahkan untuk memutar arah dan jika membandel petugas langsung menindak dengan tilang.

Meski demikan Ajis sopir truk mengaku, belum mengetahui adanya sosialisasi yang di sampaikan sejak satu bulan lalu.

“Saya ini dari bogor dan baru pertama kali lewat jalan sini, dan tidak tau larangan melintas oleh petugas,” ungkapnya.

Warga sekitar Bela Anggraeni mengatakan, sangat setuju dengan adanya peraturan Bupati yang membatasi waktu pengoperasian kendaraan besar.

“Karena sangat mengkhawatirkan, banyak memakan korban kecelakaan ketika truk besar melintas. Bila perlu kendaraan kecil saja yang melintasi jalan ini,” katanya.

Sebelumnya sejumlah warga pun, sempat menggelar aksi protes turun ke jalan terkait truk bertonase besar. Akibat jalan di lalui truk membuat kondisi jalan rusak, kemacetan hingga memakan korban akibat kecelakaan antara pengendara motor dengan truk.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close