EkbisLifestyle

PT Cipta Sumber Mas Serahkan Kunci ke 80 Penghuni Samawa Village

Wujudkan Mimpi Keluarga untuk memiliki rumah sendiri

PEMBARUANNEWS.CO– PT Cipta Sumber Mas selaku pengembang perumahan Samawa Village Sepatan Timur, menggelar acara serah terima kunci perdana dan penandatanganan draft Akte Jual Beli pada konsumennya. Hal tersebut dilakukan supaya konsumen dapat merasakan langsung rumah yang telah dibelinya.

Denganmengusungtema Rumahku Surgaku, perumahan tersebut menghadirkan hunian dengan konsep syariah.

CEO PT Cipta Sumber Mas Dery Suandi mengatakan, latar belakang pihaknya menghadirkan hunian dengan skema syariah karena keprihatinannya melihat sulitnya masyarakat untuk mendapatkan hunian.

“Kami dulu bergerak di dunia properti internasional kemudian ada banyak masyarakat yang gak terbantu memiliki rumah sendiri dengan skema-skema konvensional. Karena, mereka yang income atau gagal dalam proses BI Checking,” kata Dery kepada Pembaruannews.co di GWR, Minggu(27/1/2019).

Dery mengatakan, tingginya kebutuhan akan hunian membuat hak masyarakat untuk mendapatkannya semakin sulit. Terlebih kebutuhan akan sandang merupakan salah satu indikator bagi warga negara untuk mendapatkan kesejahteraan.

Kesulitan tersebut, sambung Dery disebabkan oleh bank konvensional dikendalikan oleh skema perbankan yang memiliki standar administrasi yang perhitungannya menggunakan sistim riba.

“Nah butuh ada solusi lain, alhamdulilah ternyata islam telah melengkapi dirinya dengan sebuah sistem muamalah yang sempurna. Sehingga sistem muamalah, dengan islam bisa menjadi pilihan kredit 10 tahun yang tanpa melibatkan pihak perbankan, tanpa ada bunga, tanpa denda, tanpa sita maka mampu menjadikan pengembangan dakwah bagi setiap keluarga di indonesia,” imbuhnya.

Menurut Dery, kehadiiran skema syariah menuai respon positif dari masyarakat khususnya bagi yang beragama islam. Dimana umat muslim di indonesia ini seperti doa yg dijawab. “Bagi masyarakat yang selama ini benar-benar ingin punya rumah namun kemampuan uang muka terbatas, ini merupakan sebagai solusi. Ini kaya sebuah arus yang mulai ngalir lagi dan kami diterima hampir semua kelompok masyarakat,” imbuhnya.

“Tapi tentunya kemampuan profuksi ini berbanding lurus dengan kemampuan finansial. Domain – domain bisnis modal, sebaran, aturan zonasi lahan yang harus kami patuhi sehingga penyediannya gak skaligus harus, bertahap yg penting solid dan real,” ucapnya

“Jadi sekarang masyarakat muslim di indonesia khususnya Tangerang banten ini sudah punya solusi. Bagi yang tidak punya slip gaji karyawan, kontrak yang gagal backaking sudah bisa punya rumah sendiri, berkumpul sama orang saleh, serta menjadikan kehidupan dalam rumah menjadi benteng benteng tauhid keluarganya,” tambahnya.

Data yang diperoleh,  dilahan seluas 7,8 ha ini dibangun 1.200 rumah. 700 unit rumah di tahap perama telah selesai dibangun. Berbagai macam tipe dihadirkan mulai dari tipe 30/60 yang terdiri dari 2 kamar tidur.

Lebih lanjut. pihaknya telah menyiapkan 4 lokasi baru di Kabupaten Tangerang yang dapat menampung 4 ribu unit yang lokasinya didominasi di Kabupatem Tangerang dan Tangsel untuk pengembangan.

Ketua panitia serah terima kunci Soma Jaya mengatakan, serah terima kunci dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama sebanyak 80 dari total 113 unit  telah diserahkan pada Minggu(27/1/2019). “Tahap II penyerahannya dilakukan pada Awal Februari 2019,” pungkasnya.

Salah seorang penghuni, Ahmad Yusuf mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. “Kami ingin punya rumah sejak tahun 2000 an, namun tidak memiliki slip gaji jadi tidak bisa. Apalagi salah satu syarat KPR harus punya Slip Gaji. Terpaksa milih tinggal di kontrakan. Ini rumah pertama saya,” ujarnya ketika didampingi sang istri Muktiri.  (Sam)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close