DaerahHeadlineNasionalPolitik

TMP Banten Nilai Kinerja KPU Tak Maksimal

PEMBARUANNEWS.CO– Memasuki tahun 2019 mengingatkan kita akan semakin dekatnya Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden maupun Anggota Legislatif yang dilaksanakan secara serentak.

Melihat waktu yang tingal 104 hari lagi menuju momentum paling penting bagi negeri ini untuk lima tahun kedepan, Taruna Merah Putih (TMP) Banten menyoroti kinerja penyelenggara Pemilu.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) TMP Banten, Marinus Gea mengatakan, pihaknya kecewa akan kinerja penyelenggara Pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) di wilayah Banten.

“Pada akhir tahun 2018 kemarin, tepatnya pada tanggal 15 Desember kami telah melakukan survei untuk keperluan internal. Ternyata, hasil survey membuktikan ada beberapa poin yang menyinggung kinerja dari KPU di wilayah Banten III khususnya,” kata Marinus Gea, Sabtu (9/2/2019)

Marinus menjelaskan, survey yang dilakukan bekerjasama dengan salah satu lembaga survey menunjukkan, bahwa sebagian besar masyarakat di wilayah Tangerang Raya belum mengetahui apa itu Ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT).

“Kenapa sosialisasi ini penting, ini adalah salah satu bagian untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Agar hak politiknya tidak menjadi sia-sia ketika mereka sudah mengetahui Undang – Undang Nomor 7 Tahun 2017 ini,” ungkapnya.

Marinus menambahkan, bahkan pengetahuan masyarakat tentang jumlah alokasi kursi DPR RI dari Banten III yang meliputi (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan) masih minim.

Bahkan, pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang oleh KPU dinilai lokasinya tidak strategis.

“Untuk hal yang lebih pada teknis saja sudah bisa dilihat bagaimana jebloknya kinerja KPU di wilayah Banten III ini. Tapi dalam satu sisi kami tidak boleh pasang APK di lokasi yang strategis oleh KPU dibawah bayang – bayang Bawaslu,” beber dia.

Marinus Gea memberikan beberapa rekomendasi kepada KPU Banten dan KPU Kota/Kabupaten di Tangerang khususnya.

1. Untuk melakukan sosialisasi yang lebih menyentuh masyarakat terkait pelaksanaan Pemilu 2019. Agar meningkatkan jumlah partisipasi pemilih.

2. Mengenalkan Calon Anggota Legislatif baik Tingkat DPRD Kota/Kabupaten, DPRD Provinsi dan DPR RI secara utuh dan menyeluruh.

3. Pemasangan APK calon Presiden dan Wakil Presiden di lokasi strategis.

4. Pemasangan APK calon Anggota Legislatif di lokasi stategis dan massif.

5. Melakukan sosialisasi Undang – Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang ambang batas suara nasional sebesar 4 persen.   (Sam)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close