HeadlineNasional

Antisipasi Virus Mewabah, KKP Bandara Soetta Sosialisasikan UU No.6 tahun 2018

PEMBARUANNEWS.CO, Bandara– Jajaran petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) klas I khusus Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, lakukan sosialisasi Undang-Undang No.6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan, pada Kamis (21/03/2019) di gedung 600 Angkasa Pura II Bandara Soetta Tangerang.

Dalam giat tersebut turut hadir sejumlah stakeholder terkait. Mulai dari Pemprov Banten, PT Angkasa Pura II, Polresta Bandara Soetta, Imigrasi, Bea Cukai, Otban, serta jajaran lainnya.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan klas I khusus bandara Soekarno Hatta, Dr.Anas Ma’ruf mengatakan indonesia kini mempunyai undang-undang baru di bidang kesehatan, sebagai revisi dari uud sebelumnya yaitu UUD no 1 dan 2 UUD No 2 tahun 62.

“Ini dilakukan karena undang undang ini sudah sangat lama dan tidak efektif melihat perkembangan dunia. Oleh karena itu direvisi lah undang-undang tersebut, dan sudah lahir pada tanggal agustus 2018, yakni UUD no.6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan. Di mana UUD tersebut merupakan devisit dari penggabungan ari kedua UUD no.1 dan 2 tahun 1962,”jelasnya.

” Dulunya ada dua undang-undang, tapi sekarang hanya satu,”ucap Anas kepada PEMBARUANNEWS.CO, Kamis (21/03/2019) di lokasi acara.

Dalam undang-undang ini disebutkan bagaimana cara untuk melakukan kekarantinaan di pintu masuk negara. Baik itu bandara, pelabuhan laut, dan PNBDN yaitu lintas batas darat udara,” tukasnya.

Tak hanya itu, Anas mengungkapkan Undang – undang No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan ini perannya sangat lah penting. Terutama dalam mengantisipasi penyebaran wabah penyakit di dalam mau pun luar Bandara Soetta.

“Ini bisa mendeteksi potensi penularan penyakit yang membahayakan,” ucap Anas saat diwawancarai wartawan di Gedung 600 PT Angkasa Pura II, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (21/3/2019).

Menurutnya dalam Undang – undang ini pihaknya dapat mengawasi penyebaran virus penyakit. Dan juga faktor kesehatan lainnya.

“Dulu kan penyebaran penyakit di Bandara hanya kolera dan herpes saja. Sekarang sudah banyak virus baru yang mewabah,” jelasnya.

Seperti virus penyakit radiasi, biotetorisme, mers, dan juga wabah – wabah jenis baru lainnya yang kian mengancam masyarakat.

“Makanya kami perlu sosialisasi Undang – undang ini dan juga pelaksanaanya. Sehingga wabah penyakit dapat dicegah,” tutupnya. (Sam)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close