Ekbis

Aetra Tangerang Pastikan kasih Pelayanan Prima Bagi Industri

Aetra Tangerang Pastikan kasih Pelayanan Prima Bagi Industri

Pembaruannews.co,sebagai salah satu pembicara dalam acara “Sosialisasi Perlindungan dan Pengelolaan Air Tanah di Kabupaten Tangerang” yang diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang bagi para pelaku industri di Kabupaten Tangerang. Turut menjadi pembicara dalam acara ini adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Drs. H. Syaifullah MM; Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Banten, Deri Dariawan, ST. M.MT.; dan Peneliti Geoteknologi LIPI, Dr. Sci. Rachmat Fajar Lubis.

Pada sosialisasi ini Aetra Tangerang diundang dalam kapasitasnya sebagai perusahaan penyediaan dan pelayanan air bersih perpipaan di Kabupaten Tangerang, yang merupakan solusi sumber air alternatif selain air tanah bagi masyarakat di Kabupaten Tangerang. Kondisi air tanah di Kabupaten Tangerang sendiri saat ini tak lagi dapat dibilang bagus, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya, bahkan pada beberapa wilayah sudah berada dalam kondisi kritis. Oleh karenanya perlu dilakukan perlindungan dan pengelolaan penggunaan air tanah yang baik untuk menjaga kelestariannya.

“Salah satu penyebab memburuknya kondisi air tanah adalah terjadinya eksploitasi atau pemakaian secara besar-besaran, oleh karena itu mulai sekarang kita harus mulai melindungi air tanah kita. Sebisa mungkin kita harus menghindari penggunaan air tanah dan beralih ke sumber air yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ungkap Hari Yudha Hutomo, Presiden Direktur PT Aetra Air Tangerang.

Aetra Tangerang sendiri saat ini telah melayani lebih dari 73.000 pelanggan rumah tangga maupun industri di delapan kecamatan di Kabupaten Tangerang dengan air berkualitas layak minum sesuai dengan Permenkes No. 492/2010. Air baku yang dipergunakan oleh Aetra Tangerang berasal dari Sungai Cisadane (air permukaan) bukan air tanah, dan telah melalui studi kecukupan air sehingga aman untuk kelestarian Sungai Cisadane sendiri. Aetra Tangerang juga menerapkan sistem backwash recycling yang dapat menghemat penggunaan air baku hingga lima persen. Untuk pengolahan sisa produksi, Aetra Tangerang mempergunakan sludge drying bed yang menghasilkan sisa produksi/filtrat yang ramah lingkungan.

“Aetra Tangerang telah melayani 520 pelanggan industri dari beragam jenis industri, dari industri makanan dan minuman seperti misalnya Indofood, Mayora, Torabika, So Good, dan Forisa, hingga industri manufaktur seperti misalnya Chun Cherng Indonesia, Free Trend, dan Rinnai. Tentunya dalam melayani pelanggan industri kita dituntut untuk selalu memberikan pelayanan terbaik, baik dari sisi kualitas, kuantitas, dan kontinuitas suplai air, oleh karena itu kami melakukan investasi yang cukup besar dalam hal pembangunan infrastruktur serta sumber daya manusia untuk menjaga kehandalan pelayanan bagi pelanggan,” jelas Hari.

Hingga tahun 2018 Aetra Tangerang telah menanamkan investasi sebesar Rp822,2 miliar serta memasang jaringan perpipaan hingga sepanjang kurang lebih 800 km. Pada 2019 Aetra Tangerang akan kembali menambah investasi sebesar Rp37,3 miliar. Dengan investasi yang telah ditanamkan, jaringan perpipaan Aetra Tangerang telah mampu melayani hampir seluruh area di wilayah pelayanan. Jenis pipa yang dipergunakan adalah pipa HDPE yang lebih kuat serta mampu meminimalkan resiko kebocoran. Pipa tersebut juga telah bersertifikasi food grade yang aman untuk dilewati air berkualitas layak minum sehingga kualitas air akan tetap terjaga hingga pada sambungan pelanggan. Seluruh instalasi juga telah dilengkapi dengan genset yang dapat mencukupi 100% kebutuhan daya untuk proses produksi dan distribusi sehingga suplai air kepada pelanggan dapat terjaga 24 jam tiap harinya meskipun terjadi pemutusan aliran listrik.

“Dengan mempergunakan pelayanan air perpipaan Aetra Tangerang, sebenarnya industri dapat menjalankan proses produksi dengan lebih ekonomis dan efisien. Air yang kami distribusikan kepada pelanggan mampu memenuhi kualitas yang dipersyaratkan oleh pelanggan industri sehingga hampir seluruh pelanggan kami tak perlu lagi melakukan pengolahan tambahan sebelum mempergunakan air kami untuk proses produksi. Air juga terdistribusi langsung melalui jaringan perpipaan sehingga lebih efisien waktu. Kami juga telah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015 serta sertifikasi Halal dari MUI sehingga kualitas air dan pelayanan kami tak perlu diragukan. Dan yang terpenting, dengan mempergunakan air perpipaan kita akan memberikan waktu bagi air tanah untuk memulihkan diri dan turut menjamin kelestarian air tanah,” tutup Hari.(Rls)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close