HeadlineMegapolitan

Tak Terima Dakwaan JPU, Tim Kuasa Hukum Sobari Ajukan Eksepsi

PEMBARUANNEWS.CO, TANGERANG – Tim kuasa hukum Kakek sobari, terdakwa dugaan tindak pidana penyerobotan atau menguasai lahan di Desa Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten. Akan ajukan Eksepsi saat sidang perdana, yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kamis (16/05/19).

Dalam pantauan sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Elly Nur Yasmin.
Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tia Mila (terdakwa) disangkakan pasal 167 KUHP.

Melalui Kuasa Hukumnya, Isram merasa keberatan. Pasalnya, selama ini terdakwa tidak pernah melakukan atau menguasai serta masuk ke pekarangan orang lain, seperti yang didakwaakan oleh JPU .

“Bahwa apa yang didakwakan oleh JPU sama sekali tidak benar. Kami akan ajukan eksepsi pada sidang yang akan datang,” kata Isram.

Isram menuturkan, sejak puluhan tahun lalu, kliennya telah menggarap dan menempati lahan tersebut dengan beberapa orang lainnya. Namun belakangan ini, ada empat orang termasuk Mirna Sriyanti yang mengklaim atas lahan tersebut .

“Klien kamu ini, pada waktu itu menggarap tanah dan menempati lahan sejak tahun 1988 dengan beberapa orang lainnya,” katanya.

Namun setelah di cek di kantor Desa Bunder dan Kecamatan Cikupa, barang bukti berupa akte jual beli (AJB), tidak terdaftar dalam dalam buku leter C.  Kalaupun ada, obyeknya terletak di desa lain.

“Pihak klien kami akan tetap bertahan, karena setahu kami lahan itu milik negera bukan perorangan. Apabila, lahan itu memang digunakan oleh negara untuk kepentingan perkembangan pembangunan, tentunya akan diserahkan kembali,” tukasnya.

Sementara Margono, anak Sobari, mengungkapkan, pihaknya akan mempertahankan lahan teraebut, karena lahan itu memang milik negara yang digarap dan ditempati oleh orang tuanya sejak puluhan tahun lalu. Dan ke depannya, kasus tersebut juga akan dilaporkan ke Polda Banten atas kasus pemalsuan AJB.

Sedangkan JPU, saat akan dikonfirmasi masalah kasus itu enggan berkomentar. Sidang dilanjutkan pekan depan.

“Nanti saja kalau sudah pemeriksaan saksi-saksi” paparnya, saat bergegas meninggalkan Ruang sidang Pengadilan Negari Tangerang. (Dry).

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close