Megapolitan

Nunggak Pajak 1 Tahun, Restoran Mewah Ini Disegel

PEMBARUANNEWS.CO, Tangerang – Tidak ada ampun bagi pengusaha di Kabupaten Tangerang yang menghindar membayar pajak. Pasalnya, Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kabupaten Tangerang akan menyegel sejumlah tempat usaha yang menunggak pajak. Salah satunya, Restoran Bornga di kawasan Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang disegel lantaran menunggak pajak.

Pantauan PEMBARUANNEWS.CO di lokasi, para petugas pajak menyambangi restoran Bornga, mereka bertemu pengelola kafe tersebut.

Berdasarkan data Bapeda Kab.Tangerang, restoran tersebut sudah menunggak pajak selama 1 tahun. Selain itu, restoran tersebut belum melaporkan omset pendapatan. Usai berdialog dengan pengelola, Kepala Bapeda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja langsung memasang segel tanda restoran dilarang beroperasi. Sejumlah petugas pajak juga langsung menurunkan papan nama restoran. “Restoran akan diberi izin beroperasi kembali setelah mereka melunasi pajak,” kata Soma disela penyegelan, Kamis (1/8/2019).

Soma menjelaskan, selain restoran, salah satu dari beberapa objek pajak yang menjadi target pemasangan tanda Menunggak Pajak Daerah yaitu Objek Pajak Parkir dan tempat hiburan, dan hotel. “Kami lakukan ini untuk meningkatkan pendapatan daerah dan menyadarkan warga bahwa membayar pajak itu kewajiban,” jelasnya

Setelah dilakukan pemasangan tanda Menunggak Pajak Daerah, Soma berharap pihak dari wajib pajak dimaksud langsung merespon. Kemudian, wajib pajak bisa berkomitmen akan segera melakukan pembayaran pajak yang tertunggak tersebut. “Karena kendala teknis dalam proses pencairan pembayaran di bagian keuangan wajib pajak. Hal tersebut adalah salah satu contoh permasalahan yang timbul yang mengakibatkan jumlah angka piutang pajak terus bertambah,” ungkapnya.

Soma menambahkan, sebelum melakukan peyegelan, pihaknya sudah terlebih dahulu melayangkan surat teguran sebanyak lima kali. Namun, teguran tersebut tidak diindahkan oleh pihak penungak panjak. Untuk itu, pihaknya langsung melakukan tindakan tegas dengan menyegel restoran. “Pihak restoran diberikan waktu apabila ini tidak diindahkan, kami mungkin akan melakukan langkah-langkah selanjutnya bahkan mungkin sampai kepada penutupan permanen,” pungkasnya.

Sementara itu, karyawan Restoran Bornga Irwan mengaku tak tahu menahu soal tunggakan pajak. “Semua diurus oleh bos,” singkat (Sam)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close