HeadlinePeristiwa

Pasca Kejadian di Manokwari, Kapolres Tangerang Kota Nyatakan Aman Tidak ada Provokasi

Pembaruannews.com, TANGERANG – Pasca kejadian yang terjadi di Manokwari, Papua Barat beberapa hari lalu. Jajaran Polres Metro Tangerang Kota bersama Kodim 0506/ Tgr menggelar pertemuan dengan sejumlah Mahasiswa asal Papua yang tengah menjalani perkuliahan di STKIP Surya, di Jalan Imam Bonjol, Karawaci.

Dalam hal itu, Kombes Abdul Karim selaku Kapolres Metro Tangerang Kota mengatakan, bahwa peristiwa yang terjadi berawal dari daerah Jawa Timur. Pihaknya terus melakukan upaya agar tidak menyebar ke wilayah lainnya, khususnya di Kota Tangerang.

Karim menegaskan, hingga saat ini Kota Tangerang serta mahasiswa asal Papua sama sekali tidak terpengaruh oleh isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa Indonesia.

“Kita pastikan bahwa wilayah Kota Tangerang dinyatakan aman dan tidak adanya provokasi dengan kejadian di Manokwari, Papua Barat,” Paparnya. Selasa (20/08/19).

Lanjut, disamping itu TNI – Polri berkomitmen memberikan jaminan keamanan baik dari seluruh elemen masyarakat, khususnya warga dari Papua yang sedang mengemban ilmu di wilayah Kota Tangerang.

“Kami menjamin keamanan warga di Tangerang dan mengimbau mahasiswa Papua yang sedang menjalankan perkuliahan di Tangerang, agar tidak mudah termakan isu Hoax,” Ungkap Karim.

Sementara Dandim 0506/ Tgr Letkol Inf Wisnu Kurniawan mengaku, siap membantu Polri dalam hal ini Polres Metro Tangerang Kota untuk menciptakan kondisi diwilayah aman terhindar dari tindakan anarkis.

“Kami berusaha upayakan maksimal membantu Polri dalam ciptakan keamanan wilayah Tangerang. Sehingga kehidupan masyarakat, perekonomian, dan pembangunan semua berjalan lancar,” Ujarnya.

Disamping itu, Wakil Ketua 3 Bidang Kemahasiswaan STKIP surya, Fransiskus mengucapkan berterimakasih kepada TNI – Polri. Bahwa saat ini warga Papua di Tangerang fokus menjalani pendidikan.

“Karena kami fokus ke pendidikan sebagai guru, yang nantinya akan menyalurkan ilmunya ke pelosok-pelosok tempat asal mereka. Hal itu juga untuk kebaikan negara kita Indonesia,” Terangnya.

Saat ini, Fransiskus mengungkapkan, bahwa sebanyak 600 mahasiswa yang sebagian besar adalah mahasiswa Papua di STKIP Surya berkonsentrasi untuk mendalami Fisika, Matematika, dan ilmu sains lainnya. (Dry).

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close