Megapolitan

Imigrasi Tangerang Sabet Predikat WBK Dari Menpan RB

PEMBARUANNEWS.COJakarta – Setelah tanggal 4 dan 5 Desember 2019 berhasil mengamankan Warga Negara Asing bermasalah sebanyak 25 (dua puluh lima) orang laki-laki, Kantor Imigrasi (Kanim) Tangerang telah meraih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) di Jakarta pada tanggal 10 Desember 2019.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Bambang Rantam Sariwanto yang didampingi oleh Menpan RB Tjahjo Kumolo, Ketua KPK dan Ketua Ombusmend dan diterima langsung oleh Plt. Kepala Kanim Tangerang yaitu Dodi Karnida yang juga merupakan Kepala Divisi Keimigrasian Wilayah Banten.

Kanim Tangerang adalah satu-satunya kantor yang meraih penghargaan di antara 3 (tiga) kantor imigrasi di wilayah Banten dan satu-satunya kantor dari sebanyak 14 (empat belas) kantor di bawah Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Banten. Kanim Tangerang juga merupakan salah satu dari dari 18 (delapan belas) kantor imigrasi yang mendapatkan predikat WBK dari keseluruhan kantor imigrasi di Indonesia sebanyak 125 (seratus dua puluh lima).

Plt Kakanim Tangerang Dodi Karnida menyatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi Kakanim sebelumnya dan Tim Kelompok Kerja yang sejak awal tahun 2019 telah mempersiapkan diri dan bekerja keras dari waktu ke waktu sampai meraih predikat WBK.
l
“Saya juga berambisi bahwa pada tahun 2020 akan menjadikan Kantor Imigrasi Tangerang dapat meraih predikat satu tingkat lebih tinggi lagi, yaitu predikat tertinggi satuan kerja Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” ucapnya.

Hal senada diungkapkan Taufiq, Kepala Seksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Perjalanan (Yanverdoklan) yang bertindak sebagai Ketua Tim Kelompok Kerja (Pokja) menyampaikan rasa bangganya atas raihan predikat WBK dimaksud karena selain tantangannya yang tidak mudah, antara lain bukan hal yang gampang untuk mengubah pola pikir (mind set) seluruh elemen terkait mulai dari pegawai tetap, pegawai kontrak, satuan pengamanan sampai petugas parkir kendaraan di dalam lingkungan kantor.

“Semuanya harus memiliki komitmen yang sama dengan kepala kantor yang merupakan contoh (role model) untuk melakukan pelayanan publik dengan sebaik-baiknya yaitu berbasis penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia dan tanpa Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang Anggota Tim Kerja yaitu Agung pegawai Seksi Teknologi Informasi Keimigrasian mengemukakan rasa bangganya karena sebagai pegawai baru yang diangkat menjadi PNS pada tahun 2018, sudah dipercaya menjadi anggota Tim Pokja Zona Integritas menuju WBK WBBM, dan akhirnya pada bulan Desember 2019 berhasil menjadikan Kanim Tangerang meraih predikat WBK.

Tak hanya itu, Agung juga bertekad bahwa pada tahun 2020 nanti dirinya akan bekerja lebih keras dan cerdas lagi, agar dapat meraih predikat WBBM.

“Saya berharap agar masyarakat juga turut berpartisipasi sepenuhnya. Misalnya, selalu mengoreksi atau memberikan masukan kepada kami. Karena itu untuk perbaikan pelayanan publik yang kami lakukan dan juga masyarakat tidak melakukan hal-hal yang tidak terpuji dengan melibatkan kami para pegawai,” imbuhnya.

Dengan raihan predikat WBK ini, Kanim Tangerang yang pada awal bulan Desember 2019 dalam 2 hari telah berhasil meringkus 25 orang WNA dari Afrika bermasalah, maka kantor ini patut menjadi contoh bagi kinerja kanim-kanim lainnya. (Ndri)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close