InternasionalMegapolitan

Hari Libur, Imigrasi Banten Tetap Keluarkan 170 Paspor

Pembaruannews.co, Tangerang – Kantor imigrasi (Kanim) seluruh Indonesia yang melayani permohonan dengan relatif banyak di hari libur Sabtu dan Minggu, Per tanggal 11 dan 12 Januari kemarin tetap melakukan pelayanan permohonan paspor baik bagi pemohon yang baru pertama kali maupun untuk penggantian. Tercatat pada hari libur kemarin di wilayah Banten telah menerbitkan sebanyak 170 paspor dan 27 di antaranya berupa e-Paspor yang diterbitkan.

Ini merupakan Pelayanan Paspor Simpatik yaitu kebijakan Direktorat Jenderal Imigrasi yang diterbitkan pada Tanggl 18 Desember 2019, dalam rangka menjelang Hari Bhakti Imigrasi yang ke-70 yang berlangsung pada 26 Januari 2020. Kebijakan Paspor Simpatik ini sangat membantu masyarakat, khususnya para pekerja yang pada setiap jam kerja tidak memiliki kesempatan untuk memohon paspor.

Khusus di wilayah Banten terdapat keunikan tersendiri karena tanpa kebijakan Direktorat tersebut. Salah satunya Kanim Tangerang sejak tanggal 26 Oktober 2019 telah mendirikan Gerai Paspor di Tangerang City Mall (TangCity) yang selalu beroperasi pada setiap hari Sabtu dan Minggu, dengan kuota saat ini sebanyak 50 orang tetapi khusus bagi pemohon penggantian paspor saja.

Meski demikian kebijakan Paspor Simpatik akan berakhir pada tanggal 26 Januari 2020, di Kanim Tangerang tetap berlaku “Simpatik” karena akan tetap melayani penggantian paspor pada setiap hari Sabtu dan Minggu. Seperti Kantor Imigrasi lainnya yang ada di wilayah Banten.

Dalam rangka menjelang Hari Bakti Imigrasi ke-70 ini, Serang dan Cilegon hanya melayani setiap hari Sabtu saja dengan masing-masing kuota sebanyak 40 orang dan 30 orang. Tercatat pada hari libur Sabtu dan Minggu kemarin di wilayah Banten telah diterbitkan sebanyak 170 paspor dan 27 di antaranya berupa e-Paspor yang diterbitkan oleh Kanim Tangerang.

Hamdan Kepala Seksi Pelayanan Dokumen Perjalanan Kanim Serang, mengatakan bahwa terhadap 40 orang kuota pemohon paspor pada hari Sabtu kemarin itu dapat diselesaikan dalam waktu 4 jam sejak pukul 08.00. Mayoritas  terdiri atas permohonan paspor baru dan penggantian.

“Mereka (Pemohon) berasal dari berbagai profesi termasuk ibu rumah tangga. Mereka terlihat sangat antusias karena pelayanan kan dilaksanakan pada hari libur,” katanya.

Sementara itu Edison Kakanim Cilegon menyatakan bahwa yang dilayani sesuai kuota hanya 30 orang tanpa antrian online. Yaitu pemohon bis antri dikantor sebelum Pukul 12.00 WIB bahkan pelayanan telah selesai karena jaringan sistem berjalan dengan lancar.

“pemohon juga tidak harus mendaftar online, namun mereka bisa langsung antri dan datang pagi hari. Untuk menghindari kuota yag dikeluarkan,” tukasnya.

Saat dimintai komentarnya, Dodi Karnida Kepala Divisi Keimigrasian Banten memberikan keterangan bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada para Kakanim dan teman-teman petugas yang telah dengan ikhlas dan tuntas dapat melayani masyarakat pada hari libur.

Pihaknya mohon dukungan dan koreksi maupun masukan dari masyarakat untuk peningkatan pelayananan keimigrasian menjelang ulang tahun yang ke 70 nanti.

“dengan dukungan penuh masyarakat mudah-mudahan pelayanan publik Keimigrasian akan semakin meningkat untuk kenyamanan masyarakat. Saya mohon khusus untuk pengawasan orang asing, kami sangat menginginkan masukan atau informasi dari masyarakat agar di wilayah Banten ini tidak terdapat pelanggaran keimigrasian,” ujarnya.

Dodi menambahkan, hingga saat ini tercatat dalam Sistem Informasi Keimigrasian (Simkim) bahwa di Wilayah Banten terdapat 7.998 orang WNA masing-masing 790 pemegang Izin Tinggal Kunjungan maksimal 180hari, 6.521 pemegang IT Terbatas maksimal 2tahun dan pemegang IT Tetap 687 orang. (Dry)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close