DaerahHeadline

Diawal Tahun, Imigrasi Tangerang Amankan Belasan WNA ilegal

Pembaruannews.co,Tangerang – Belasan Warga Negara Asing (WNA) asal Afrika di amankan Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Non TPI Tangerang. Para WNA di tangkap disejumlah Apartemen kawasan Tangerang, Banten.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang,  Felucia Sengky Ratna mengatakan berdasarkan atas informasi masyarakat pada hai Jumat 24 Januari kemarin dengan keberadaan WNA. Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian bergerak cepat mendatangi sebuah Apartemen Great Westren (GWR) Kecamatan Panunggangan Utara dan Apartemen CDP di Kawasan Serpong.

“dua tempat itu kami amankan 15 orang WNA laki-laki asal Nigeria. Saat dilakukan pemeriksaan WNA ini menunjukkan dokumen seperti paspor, namun izin tinggal mereka yang sudah berakhir (Overstay),” ujarnya.

Kepada wartawan,  Felucia menegaskan dari 5 orang WNA yang dapat menunjukkan paspor dengan izin tinggal sudah berakhir, telah melanggar Pasal 78 ayat (3) Undang-Undang nomor 6 tahun 2011 tentang ke imigrasian.

“jika terbukti melanggar, mereka terancam hukuman berupa Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa pendeportasian dan Penangkalan (blacklist),” jelas Felucia.

Felucia menambahkan, sepuluh orang WNA lainnya tidak menunjukkan paspor. Sehingga belum mengetahui Kewarganegaraan dan status izin tinggal mereka.

Pada saat dilakukan penangkapan, mereka tengah melakukan kegiatan bermain komputer dan laptop. Sehingga petugas belum dapat menyimpulkan kegiatan yang dilakukan oleh orang asing tersebut.

“terkait dengan masalah kirminal seperti cyber crime dan lain sebagainya.
Kami akan segera melakukan pendalaman dan kalau dianggap perlu, kami akan menggandeng instansi penegak hukum lainnya,” katanya

Sementara Kepala Kantor Wilayah Banten, Imam Suyudi usai memimpin apel Hari Bhakti Imigrasi ke 70,  mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan hasil pertama kali dalam operasi yang di lakukan pada awal Tahun 2020.

“kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, jika ada laporan kepada kami tentang keberadaan orang asing yang diduga telah melakukan pelanggaran hukum karena prinsip negara kita terhadap orang asing adalah (Selective Policy),” tambahnya

Artinya orang asing yang di perbolehkan tinggal dan berkegiatan di Indonesia, jika memberikan kesejahteraan bagi bangsa dan negara Indonesia (Prosperity Approach) dan tidak mengancam keamanan dan kedaulatan NKRI.

Pada kesempatan tersebut Dodi Karnida Kepala Divisi Imigrasi Banten,  menyampaikan bahwa dirinya dan Jajarannya akan membantu sepenuhnya penegakan hukum,  yang akan dilakukan Kanim Tangerang.

“khususnya akan mendorong Tim Inteldakim Kanim Tangerang untuk lebih giat lagi melakukan operasi pengawasan sehubungan dengan banyak WNA yg tinggal dan berkegiatan di wilayah kerja Kanim Tangerang,” tandanya. (Dry)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close