DaerahHeadline

Ingin Dapatkan Bantuan Pemerintah Pusat, Pelaku UMKM Berkerumun di Gedung Cisadane

Ingin Dapatkan Bantuan Pemerintah Pusat, Pelaku UMKM Serbu Gedung Cisadane

PEMBARUANNEWS.CO.Tangerang-Ratusan pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) menyerbu Gedung Cisadane, Jalan KS Tubun, Kota Tangerang untuk mendaftarkan usahanya agar dapat menjadi penerima bantuan tunai UMKM dari pemerintah pusat, Senin (19/10).

Sejak pagi mereka memadati halaman, hingga Jalan KS Tubun, Kecamatan Karawaci, depan perkantoran tersebut. Akibatnya, kemacetan tidak bisa terelakan, lantaran warga tersebut memenuhi badan jalan.

Tak hanya itu, saat petugas keamanan menutup gerbang lantaran kondisi yang sudah padat, beberapa warga nekad memanjat pagar tersebut untuk bisa masuk ke dalamnya.

Para pendaftar seperti tak mengindakan protokol kesehatan, meski terlihat mayoritas mereka mengenakan masker, namun mereka tampak berdesak-desakan tanpa menjaga jarak.

Wendi salah seorang calon pendaftar mengungkapkan, bila dirinya korban PHK perusahaan akibat pandemi Covid-19.

“Saya sudah sejak Juni akhir menganggur, tadinya sudah 5 tahunan lebih kerja di pabrik sepatu, makanya ini seperti harapan untuk memulai usaha,” tuturnya.

Sejak di PHK, Wendi bersama istri mengaku sempat berjualan nasi uduk dan nasi rames di dekat rumahnya. Namun beberapa minggu belakangan usahanya tidak buka lantaran istrinya baru saja melahirkan anak pertama.

Dia juga tidak menyangka bila tempat pendaftaran tersebut akan dipenuhi masyarakat lain yang juga ingin memperoleh bantuan dari pemerintah.

“Kirain kan karena hanya tiga kecamatan, jadi enggak akan seramai ini. Makanya tadi sama satpamnya disuruh pulang, nanti ada pengumuman lebih lanjut,” katanya.

Ia pun menyayangkan kurangnya persiapan dari pemerintah terkait membludaknya pelaku UMKM yang datang.

“Saya engga tahu kenapa bisa padat kaya gini, kalau begini saya juga takut, padahal hari ini memang jadwal Kecamatan saya untuk daftar,” tuturnya.(Rsd)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close