EkbisHeadlineMegapolitan
Trending

Tak Mau Bayar, Amazana Apartemen Serpong Terus Digugat Konsumennya

PEMBARUANNEWS.CO, Kota Tangerang – Proses hukum perdata antara Apartemen Amazana Serpong Residence dengan salah satu pembelinya MS (38), warga gading Serpong Tangerang terus berlanjut di Pengadilan Negeri Kota Tangerang.

Setelah melakukan proses gugatan pertama yang dilakukan pada pekan lalu oleh MS beserta kuasa hukumnya.

Kali ini, MS pun harus menelan kekecewaan yang mendalam atas hasil sidang jawaban yang digelar tadi siang, Rabu (2/02/2020) bersama pihak tergugatnya yakni Apartemen Amazana Serpong di Pengadilan Negeri Kota Tangerang.

“Hari ini agenda sidangnya jawaban dari tergugat yaitu Apartemen Amazana Serpong dengan No perkara : 945/Pdt.G/2020/PN.Tgn. Dimana, pada intinya dari jawaban mereka tadi kita sangat kecewa,” ucap Hunus Kholis, S.H., M.H, kuasa hukum dari pihak penggugat.

Hunus menyebut, sebelumnya dirinya sangat berharap adanya penyelesaian pihak terkait dengan klien kami di dalam sidang tadi. Akan tetapi itu semua di luar dugaan.

“Pihak Apartemen Amazana Serpong masih menyangkal dengan dalil dalilnya bahwa dengan kondisi pandemi Covid-19 gini jadi semacam dibikin kondisi yang tidak bisa membayar. Padahal kan gak bisa begitu? Karena, sebelumnya kedua belah pihak antara klien kami dengan tergugat sudah melakukan perjanjian,” paparnya.

Dalam kasus ini, MS telah memberikan uang Rp394 juta untuk membeli seunit apartemen Amazana Serpong Residence.

Dia tertarik membeli apartemen yang terletak di kawasan Tangerang ini karena dijanjikan diberikan keuntungan 26,5 persen.

Namun, uang investasi itu tidak dikembalikan padahal sudah jatuh tempo.

Hunus mengaku kecewa dengan tanggapan pihak apartemen ini. Hunus menganggap jawaban ini tidak realistis.

“Seharusnya pandemi COVID-19 tidak bisa menjadi alasan. Karena perjanjian uang ganti investasinya memiliki tenggat waktu 24 bulan. Dan jatuh temponya bulan April 2020 atau awal pandemi COVID-19. Jadi, alasan seperti itu kita anggap mengada-ngada,” jelasnya.

Senada dengannya, MS mengungkapkan tidak percaya dengan alasan Amazana Serpong Residence. Sebab, semua orang termasuk dirinya juga terdampak pandemi COVID-19.

Terlebih, pembangunan apartemen Amazana tetap berjalan. Sehingga, tidak mungkin jika Amazana tidak bisa mengganti uangnya.

MS menambahkan dirinya sangat membutuhkan uang investasi ini. Terlebih, MS merupakan ibu rumah tangga dan pegawai swasta yang juga memiliki kebutuhan.

“Mereka pasti punya uang itu. Jadi, mereka jahat kalau seperti ini,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi PEMBARUANNEWS.CO, kuasa hukum Apartemen Amazana Residence Serpong Lasma Batubara belum memberikan respon sama sekali terkait permasalahan ini. (Dri)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close