Nasional

Penjelasan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Terkait Kedatangan 117 Warga Negara India

PEMBARUANNEWS.CO, Tangerang – Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Soekarno-Hatta mengklarifikasi sekaligus menjelaskan proses kedatangan ratusan warga negara India melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Romi Yudianto mengatakan 117 warga India-bukan 135 orang seperti yang ramai diberitakan-tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 21 April malam. Mereka menumpang pesawat AirAsia QZ988. Pesawat itu membawa 127 penumpang dan kru, 117 diantaranya warga negara India.

Romi mengatakan setibanya di Soekarno-Hatta, seluruh penumpang pesawat itu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta. “Pemeriksaan kesehatan dan PCR/ Swab,” katanya.

Petugas KKP, dia menjelaskan, adalah yang pertamakali melakukan pemeriksaan setiap kedatangan penumpang dari Luar Negeri. Jika warga asing atau penumpang lolos dari pemeriksaan kesehatan petugas KKP, mereka akan melanjutkan pemeriksaan dokumen ke Imigrasian di counter Imigrasi.

” Setelah dinyatakan sehat dan tidak ada indikasi terjangkit covid-19, warga negara India itu menjalani pemeriksaan dokumen ke Imigrasian.”

Menurut Romi, setelah diperiksa dokumen ke Imigrasian, 117 warga India itu memenuhi syarat masuk Indonesia. “Mereka memiliki Kitas (kartu ijin tinggal terbatas) dan Kitap (kartu ijin tinggal tetap).”

BACA JUGA : Ngaku Jadi Investor, Buronan Interpol Korsel Ini Dicokok Imigrasi Bandara Soetta

Setelah lolos pemeriksaan kesehatan dan dokumen keimigrasian,  rombongan Warga India itu ditangani Satuan Tugas Covid-19 untuk diarahkan Karantina selama 5 hari. “Saat dikarantina, mereka juga menjalani pemeriksaan kesehatan kembali dan PCR/Swab ulang, untuk memastikan mereka benar benar aman dari Covid-19.

Romi mengatakan Imigrasi bersama instansi terkait seperti KKP, Satgas Covid berkomitmen untuk mengantisipasi, mencegah penularan Covid-19 dengan ketat melakukan pengawasan, pemeriksaan kesehatan, dokumen ke Imigrasian penumpang pesawat dari Luar Negeri. “Hal ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman dan memutus rantai penularan Covid-19,” kata Romi. (Sam)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button