Nasional

Polisi Tegah Penyelundupan 72.288 Baby Lobster Di Bandara Soetta

PEMBARUANNEWS.CO, BSH – Sebanyak empat orang tersangka kasus penyelundupan 72.288 baby lobster dengan modus penyamaran dalam boks sayuran menggunakan wadah sterofoam berhasil digagalkan Tim Garuda Satreskrim Polresta Bandara Soekarno Hatta, Selasa (4/05/2021).

Rencananya, puluhan ribu benih lobster tersebut akan dikirim ke Singapura menggunakan pesawat GA -0836 dengan rute penerbangan CGK – Changi.

Masing masing pelaku berinisial HZ, AFA (25) DS, dan GAB (36). Mereka berhasil diamankan petugas di Denpasar Bali.

Kapolresta Bandara Soekarno Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra menceritakan ikhwal pengungkapan kasus tersebut. “Kasus ini kita ungkap dari adanya laporan masyarakat ke petugas kami yang sedang berpatroli di Bandara Seokarno Hatta. Dari situ, petugas kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 22 Boks sterofoam warna putih berisikan 72.288 ekor benih lobster, 7 kantong plastik berisi sayuran selada, dan satu flashdisk rekaman CCTV,” jelasnya.

Adi menyebut, para pelaku memiliki peran tersendiri dalam menjalankan aksinya. Mulai dari tersangka HZ yang menjadi Direktur PT. Berlian Abadi yang tidak jelas keberadaannya (Fiktif), tersangka AFA yang menjadi bendahara, tersangka DS (membantu menyiapkan biaya operasional), dan tersangka GAB yang berperan mengambil benih lobster di Teluknaga. Sedangkan, pelaku yang berperan sebagai penyandang dana, pemilik tempat packing, dan pembantu packing masih dalam pencarian petugas.

“Saat diinterogasi petugas, tersangka mengaku telah delapan kali melakukan pengiriman ke tujuh negara lain. Dan rencananya, benih lobster ini akan mereka kirim ke Singapura. Namun, petugas berhasil menggagalkan penyelundupan ini,” ujar Adi saat melakukan press rilis kasus, Selasa (04/05/2021) di Taman Integritas Polresta Bandara Soekarno Hatta Tangerang.

BACA JUGA : 7 kilogram Sabu Selundupan Antar Provinsi Diamankan Polisi Bandara Soetta

“Mereka kita tangkap di Denpasar Bali di sebuah kontrakan. Atas perbuatannya, para tersangka kita jerat dengan Pasal 88 Jo Pasal 92 jo Pasal 26 ayat 1 tentang perikanan dan pasal 87 Jo pasal 34 tentang karantina hewan dengan ancaman 6 tahun penjara,” ucap Kapolres.

“Kasus ini masih kita dalami, mengingat masih ada empat pelaku lainnya yang sedang kami buru,” ujarnya.

Untuk diketahui, setelah jajaran kepolisian Polresta Bandara Soekarno Hatta melakukan kerjasama dengan seluruh stakeholder terkait. Pihaknya telah melakukan pelepasan benih lobster tersebut di perairan Serang Banten. Guna melestarikan keberlangsungan habitat lobster sebagai mana mestinya.

“Kita sudah melepas liarkan benih lobster tersebut di perairan Serang Banten kemarin bersama stakeholder terkait. Dari puluhan ribu benih lobster tersebut, kita sisihkan 120 benih lobster untuk berita acara” tukasnya. (Sam)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button