Megapolitan

Program Vaksinasi Pelaku UMKM Tidak Tepat Sasaran, Adam: Pahami Dulu Apa Kriteria UMKM

PEMBARUANNEWS.CO, Tangerang – Pilot program Pemerintah dalam memberikan fasilitas kepada pelaku UMKM terhadap vaksinasi secara massal.

Ketua Serikat UMKM Nusantara Tangerang raya, Adam Muhamad menjelaskan,
sangat memberikan nada positif kepada pemerintah dalam merangkul para pelaku UMKM sebagaimana mestinya di dalam unsur kemanusiaan dan keselamatan di tengah-tengah pandemi covid seperti sekarang ini.

“Para pelaku usaha sangat memiliki antusias dengan adanya program vaksinasi massal untuk UMKM, dikarenakan dampaknya yang sangat baik dalam menjaga stabilisasi income pendapatan atau kesehatannya. Di tengah-tengah covid 19, ini adalah bentuk upaya bagi pemerintah dalam meratapi nuansa di era covid 19,” ujar Adam saat ditemui di gedung DPD KNPI Kota Tangerang. Selasa (25/05/2021)

“Dan juga banyak keparahan dalam lintas ekonomi untuk mendapatkan pendapatan saat berjualan. Pelaku usaha UMKM khawatir akan mewabah kalau Pemerintah tidak cepat ambil langkah konkrit ini. Sehingga mutu dari standar penjualan menjadi garansi harapan bagi pelaku usaha mikro kecil. Disitulah ketua serikat UMKM Nusantara (SUN) Tangerang Raya sangat mengapresiasi,” tambah Adam menjelaskan.

Menyambut respon pemerintah dalam mengimplementasi kegiatan vaksinasi yang menjadikan salah satu solusi alternatif bagi seluruh pelaku UMKM.

“Menurut saya, ini adalah sebuah terobosan dari Pemerintah dalam memberikan fasilitas untuk pelaku usaha di setiap masing-masing wilayah yang sudah ditentukan,” jelas Adam.

Namun, teramat sangat disayangkan, karena tidak adanya poin-poin khusus yang tertulis terhadap sasaran Pemerintah dalam memberikan fasilitas vaksinasi untuk para pelaku UMKM yang syarat dikatakan pelaku UMKM dalam program vaksinasi para pelaku UMKM .

BACA JUGA : 903 Orang Di Sekolah Al-Azhar BSD City Jalani Vaksinasi Dosis Dua

“Sejatinya, yang dinamakan Pelaku UMKM adalah pelaku usaha yang memiliki izin atas usahanya, yang dalam hal ini adalah NIB (Nomor Induk Berusaha) dan IUMK (Izin Usaha Mikro dan Kecil). Karena kriteria dari pelaku usaha itu harus jelas identitas izin usahanya,” tegasnya.

“Seharusnya Pemerintah saat memfasilitasi UMKM dalam program Vaksinasi tersebut menekankan poin-poin khusus kriteria bagi para pelaku UMKM seperti yang sudah saya jelaskan di atas. Hal ini harus dilakukan guna membangkitkan kesadaran para pelaku usaha untuk mengurus NIB dan IUMK atas usahanya agar bisa dipastikan dan dimasukkan dalam kriteria UMKM,” paparnya.

Menyambung program Pemerintah dalam memfasilitasi vaksinasi untuk pelaku UMKM, itu merupakan salah satu langkah kongkrit bagi Pemerintah dalam mengakomodir pelaku UMKM yang substansinya agar tidak gagap dalam mendekonstruksi pelaku UMKM atau bukan. (Toy)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button