Megapolitan

Imigrasi Tangerang Musnahkan 92.218 Arsip Fisik Substantif Keimigrasian

Tuntaskan Kewajiban Kerja

PEMBARUANNEWS.CO, Kota Tangerang – Kantor Imigrasi Kelas l Non TPI Tangerang melakukan Pemusnahan Arsip Fisik Substantif Keimigrasian, Jumat (28/05/2021).

Kegiatan berlangsung di ruang aula lantai 2 Kanim Tangerang dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Kegiatan pemusnahan arsip ini dilaksanakan secara simbolis, yang dihadiri dan disaksikan oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Banten, Andi Teletting Langi, beserta Kepala Divisi Keimigrasian yang diwakili oleh Ida Ayu dan para Arsiparis Ahli Muda dari Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Dewi Haryati dan Deny Murdiyanti.

Kegiatan ini diawali dengan laporan dari Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang, Felucia Sengky Ratna.

Dalam laporannya, Felucia Sengky Ratna mengatakan bahwa Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang melaksanakan secara rutin pemusnahan arsip yang sudah melewati masa retensi.

“Tahun ini kembali melaksanakan pemusnahan sejumlah 92.218 berkas, yaitu dengan rincian berkas permohonan Dokumen Perjalanan Republik Indonesia (DPRI) tahun 2018 sebanyak 83.307 berkas dan berkas permohonan Izin Tinggal (ITAS) WNA Tahun 2015 sebanyak 8.911 berkas,” kata Sengky.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten, Andi Taletting Langi.

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa pemusnahan arsip merupakan tindakan atau kegiatan menghancurkan secara fisik arsip yang sudah berakhir fungsinya, serta tidak memiliki nilai guna.

BACA JUGA : Lolos Dari Hukuman Penjara, Pasangan Bule Inggris Dideportasi Imigrasi Bandara Soetta

Penghancuran arsip perlu dilakukan secara keseluruhan sehingga isi informasi ataupun bentuk fisiknya tidak dapat dikenali lagi. Metode pemusnahan arsip meliputi metode pencacahan, pembakaran, pemusnahan kimiawi, dan pembuburan. Dan salah satu kendala dalam pemusnahan arsip adalah minimnya pengetahuan arsiparis yang menyebabkan tidak adanya keberanian untuk memusnahkan arsip secara berkala dan terkadang organisasi melakukan pemusnahan tanpa prosedural atau ketentuan yang ada.

Andi Taletting Langi juga berterimakasih atas pelaksanaan kegiatan pemusnahan arsip ini dan berharap semoga Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang dapat terus melaksanakan pemusnahan arsip sesuai jadwal retensi arsip dan sesuai prosedur penyusutan arsip di lingkungan Kemenkumham khususnya.

Dalam kesempatan ini, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang juga menerima Penghargaan dari Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM sebagai bentuk apresiasi kepada unit kerja yang telah melaksanakan pemusnahan arsip sesuai jadwal retensi arsip dan prosedur penyusutan arsip di lingkungan Kemenkumham secara rutin. (Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button