Internasional

Dijemput BP2MI, 174 ABK Indonesia Dari Negara Fiji Jalani Karantina

PEMBARUANNEWS.CO, BSH – Setibanya di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, BP2MI lakukan karantina kepada 174 orang Pekerja Migran Indonesia dari negara Fiji pada Rabu (16/06/2021).

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan hari ini pihaknya kembali melakukan penjemputan para pekerja migran indonesia yang menjadi Awak Badan Kapal (ABK) dari negara Cina. “Kita menjemput 172 orang ABK, mereka bekerja di kapal di Fiji dan Taiwan. Dan memang mereka tertahan di Fiji lantaran lockdown. Dari keseluruhan, ada dua ABK yang tertahan di bandara sana karena bermasalah. Tapi kami bersyukur berkat sinergi kolaborasi BP2Mi dan Kemenlu terus berjalan. Sehingga, penanganan mereka di luar negeri berjalan dengan baik. Sehingga, atas nama pemerintah mampu meyakinkan pesawat Garuda bisa masuk ke Beijing untuk menjemput para ABK kita yang bekerja di sana,” ucapnya.

“Sebelum mereka pulang ke rumah, para ABK kita karantina terlebih dahulu selama 5 hari. Sesuai peraturan protokol kesehatan yang berlaku saat ini,” kata Benny.

“Apabila jika mereka menginginkan kembali ke luar negeri, kami meminta para ABK ini untuk mengikuti prosedur yang benar. Jadi sebelum berangkat, mereka harus memilih terlebih dahulu perusahaan yang telah mempunyai trekrecord yang baik. Sehingga, ketika mereka ada masalah kita tidak akan kesulitan mengejarnya. Tapi apabila mereka di perusahaan yang kurang standar, kami pun akan kesulitan juga menanganinya,” tukasnya.

 

BACA JUGA : BP2MI Jemput Puluhan PMI Repatriasi Suriyah di Bandara Soetta

Hal tersebut diperjelas oleh JUDH Direktur perlindungan WNI dan BHI Kementrian Luar Negeri.

Kepada awak media Yuda mengatakan sejak awal kemenlu mendapatkan informasi dari masyarakat, mengenai ada warga negara kita yang slendit di sana. Jadi kita melakukan langkah langkah diplomasi penegakkan dengan otoritas setempat.

” Jadi kita memahami, bahwa pemerintah di sana melarang ABK untuk dari kapal karena Covid19. Kemudian kita minta ijin, supaya ABK bis turun dari kapal dan kemudian penerbangan pun diijinkan oleh otoritas Fiji,” tukasnya. (Sam)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button